Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
TSU Press TSU Press

Penerbit Perguruan Tinggi Universitas Tiga Serangkai

TSU Press TSU Press

Penerbit Perguruan Tinggi Universitas Tiga Serangkai

  • Home
  • Profil
    • Visi Misi TSU Press
    • Struktur Organisasi
    • Program Kerja
  • Katalog
  • Berita
  • Layanan
    • Penerbitan Mandiri
    • Paket Penerbitan
    • Percetakan
    • Reseller
    • Template Buku
  • Info Terkini
    • Jenis Naskah
    • Standar Penerbitan
  • Home
  • Profil
    • Visi Misi TSU Press
    • Struktur Organisasi
    • Program Kerja
  • Katalog
  • Berita
  • Layanan
    • Penerbitan Mandiri
    • Paket Penerbitan
    • Percetakan
    • Reseller
    • Template Buku
  • Info Terkini
    • Jenis Naskah
    • Standar Penerbitan
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Portal Penulis

Literasi Buku Adalah Fondasi, Bukan Sekadar Nostalgia

By admin
May 10, 2026 1 Min Read

Meski teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin merambah dunia pendidikan, mahasiswa tetap menegaskan bahwa buku bacaan konvensional masih menjadi kebutuhan utama. Buku dianggap sebagai sumber pengetahuan yang mendalam, terstruktur, dan mampu membangun daya kritis yang tidak sepenuhnya tergantikan oleh teknologi.

Penggunaan AI dalam proses belajar memang menawarkan kemudahan akses informasi, kecepatan pencarian, dan interaktivitas. Namun, mahasiswa menilai buku tetap memiliki keunggulan sebagai referensi akademik yang lebih kredibel dan teruji. Buku ajar, literatur ilmiah, hingga karya populer menjadi fondasi penting dalam membentuk pemahaman yang komprehensif.

Menurut dosen dan pengamat pendidikan, buku bukan hanya media belajar, tetapi juga sarana melatih konsistensi membaca, memperkuat daya analisis, dan menumbuhkan budaya literasi. Sementara AI dapat membantu mempercepat pencarian data, buku tetap menjadi rujukan utama untuk mendalami teori, metodologi, dan nilai-nilai akademik.

Kampus-kampus kini mendorong integrasi antara teknologi dan literasi tradisional. Mahasiswa diajak memanfaatkan AI sebagai alat bantu, namun tetap menjadikan buku sebagai sumber utama dalam penelitian dan pengembangan ilmu. Dengan demikian, keseimbangan antara inovasi digital dan tradisi membaca dapat menciptakan generasi akademik yang adaptif sekaligus berakar kuat pada literasi.

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Menulis Jadi Tugas Wajib Dosen di Era Kampus Berdampak

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Gedung A Lantai 3, Universitas Tiga Serangkai
Jln. KH. Samanhudi No.84-86 Laweyan, Surakarta
Copyright 2026 — TSU Press.